Detail Berita


Pemda Bakal Jadikan Tambang Potolo Menjadi Wilayah Pertambangan Rakyat


"Lokasi Tambang Potolo"
Sumber gambar: totabuan.co


Tanggal terbit: 30-06-2020

duniatambang.co.id - Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow saat melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Tanoyan Utara dan Selatan menyampaikan penjelasan mengenai adanya wilayah yang akan dijadikan sebagai Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Wilayah tersebut adalah di tambang Potolo yang berada di Desa Tanoyan dan Monsi di Desa Mopait, Kecamatan Lolayan. Tentunya, hal ini menjadi kabar gembira bagi sejumlah pengusaha pertambangan yang berada di area tersebut.

Menurut Bupati Yasti, kedua wilayah itu dijadikan sebagai kawasan Wilayah Pertambangan Rakyat karena kewenangan berada di tangan Gubernur Sulawesi Utara. Dari situ, pihak pemerintah setempat akan mengusulkannya menjadi Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

Dengan adanya Wilayah Pertambangan Rakyat tersebut, nantinya segala urusan bakal dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk menampung para penambang. Sementara itu, yang diprioritaskan untuk bisa melakukan penambangan di kawasan tersebut tentunya masyarakat sekitar tambang itu sendiri. Yakni yang selama ini tinggal di Desa Tanoyan Utara dan Selatan.

Kini pihaknya sedang menunggu izin pertambangan itu dikeluarkan oleh pihak Pemerintah Provinsi. Dan begitu keluar, proses penambangan bisa segera dilaksanakan. Terlebih, di daerah tersebut sebelumnya sudah ada sejumlah titik yang dijadikan pertambangan rakyat oleh masyarakat sekitar.

Sebelumnya, tambang Potolo telah ditutup oleh pihak aparat kepolisian, lantaran aktivitas di tambang tersebut dianggap tidak memiliki izin. Namun masyarakat sekitar menilai adanya kejanggalan dalam penutupan tambang yang selama ini jadi mata pencaharian mereka. Sebab, proses penambangan yang sudah mereka lakukan selama bertahun-tahun berada di bawah tiga koperasi yang telah mengantongi izin resmi.

Selama bertahun-tahun itu pula, masyarakat sekitar wilayah tambang Potolo menggantungkan hidupnya pada pertambangan rakyat itu. Tentunya langkah Pemerintah Daerah yang kemudian mengusulkan menjadikan kawasan itu sebagai Wilayah Pertambangan Rakyat, disambut suka cita oleh masyarakat.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Faris Primayudha

Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !