Detail Berita


Wah Seorang WNI Dapat Hak Paten di AS, Batubara Bisa Jadi Pupuk?


"Ilustrasi Batubara yang Dapat Menyuburkan Tanaman"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 30-06-2020

duniatambang.co.id - Batubara merupakan salah satu komoditas pertambangan. Emas hitam ini umumnya dikenal sebagai bahan bakar yang digunakan untuk pembangkit listrik. Namun, siapa sangka jika batubara ternyata bisa dimanfaatkan sebagai pupuk untuk menyuburkan tanaman. Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yaitu R Umar Hasan Saputra yang merupakan seorang pebisnis dan inventor bidang pertanian berhasil mendapatkan hak paten atas produk pupuk berbahan dasar batubara di Amerika Serikat (AS).

Pupuk yang berbahan dasar batubara ini resmi mendapatkan pengakuan dari Amerika Serikat melalui United States Patent and Trademark Office (USPTO) pada 16 Juni 2020 lalu. Dengan diperolehnya hak paten tersebut, pupuk batubara yang memiliki merek dagang Glogens Organic Micro-Carbon Fertilizer ini diproyeksikan akan memasuki pasar industri pertanian di AS. Selain itu, penemuan ini juga membuka potensi akan adanya peluang investasi berupa pendirian pabrik yang nantinya diharapkan dapat membuka peluang pasar hingga tingkat global.

R Umar Hasan Saputra sosok dibalik penemuan inovasi baru dalam hal pemanfaatan batubara ini menjelaskan bahwa pupuk ini memiliki beberapa keunggulan seperti bersifat organik, eco-friendly dan dapat memperbaiki kondisi tanah. Selain itu, bahan baku pupuk ini sangat mudah didapatkan yaitu berupa batubara kalori rendah sehingga dapat diproduksi lebih cepat dan masif.

Lebih lanjut, penemuan pupuk batubara ini merupakan hasil pengembangan yang cukup lama hingga 11 tahun dan sudah melalui berbagai rangkaian uji coba yang telah digunakan oleh berbagai kelompok petani. Dari hasil uji coba tersebut, pupuk ini diklaim dapat meningkatkan produktivitas hasil panen secara signifikan pada berbagai jenis tanaman pertanian. Biaya produksi pupuk ini pun dinilai lebih rendah.

KJRI Chicago menyambut baik penemuan ini. Pihaknya pun mengatakan pupuk batubara ini dinilai lebih ekonomis dan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pupuk petani dalam jumlah besar dan skala global. Selain itu, Konsul Jenderal (Konjen) RI Chicago Meri Binsar Simorangkir mengatakan bahwa KJRI dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) bersama perwakilan RI di AS akan ikut andil memfasilitasi proses pengajuan sertifikasi standarisasi pupuk batubara ke lembaga-lembaga terkait di AS. Tak terlepas hanya disitu, pihaknya pun akan membantu dalam hal promosi dan pemasaran produk nantinya.

Kedepannya, sebagai tindak lanjut dari telah didapatkannya hak paten ini GLOGENS akan memproses pengajuan perizinan dan lisensi ke pihak otoritas terkait di AS. Sebelum akhirnya dipasarkan secara luas, GLOGENS juga akan melakukan uji coba terlebih dahulu dengan meyiapkan lahan di California untuk tanaman padi dan lahan di Indiana untuk tanaman jagung. Pupuk ini diharapkan dapat memasuki pasar di AS, Afrika, Asia, Eropa hingga Australia.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Mayang Sari

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !