Detail Berita


Sumbangsih Sektor Pertambangan dalam Dunia Kesehatan


"Hauling hasil tambang"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 29-06-2020

duniatambang.co.id - Kekayaan alam yang dimiliki Indonesia jumlahnya sangat besar. Industri pertambangan Indonesia menyumbang devisa yang sangat besar dan membuka lapangan kerja yang luas. Namun rupanya dunia pertambangan tidak hanya semata masalah pendapatan dari penjualan komoditas tambang saja. Dunia pertambangan ternyata juga berkontribusi pada dunia kesehatan.

Berikut ini sejumlah kontribusi sektor pertambangan dalam dunia kesehatan.

Terapi Penyakit Kanker

Dalam dunia kesehatan, banyak sekali tenaga medis yang menggunakan senyawa logam mulia, yakni emas untuk kemudian digunakan sebagai terapi melawan kanker. Banyak yang menggunakan emas untuk perawatan kemoterapi sel tumor. Memang tidak semua obat yang digunakan memiliki kandungan logam, namun yang pasti platinum banyak sekali terkandung dalam obat-obatan yang digunakan untuk terapi seperti cisplatin.

Obat tersebut diketahui sangat ampuh dalam membunuh sel kanker, namun meski demikian penggunaan harus tetap dalam pengawasan dokter ahli karena adanya efek samping yang bisa ditimbulkan.

Pendeteksi HIV Aids

Nanoteknologi mendorong proses terapi dan pencegahan HIV/AIDS ke level yang lebih maju. Dari sejumlah laporan peneliti di Imperial College London, teknologi nanopartikel dengan memanfaatkan emas bisa digunakan untuk mengetahui posisi molekul target, meski dalam tingkat yang sangat rendah. Dengan demikian deteksi dini penyakit HIV/AIDS bisa dilakukan.

Meski hingga saat ini obat untuk penyakit ini masih belum bisa ditemukan, namun dengan teknologi yang memanfaatkan logam hasil tambang ini bisa memberikan harapan baru dalam pencegahan HIV/AIDS ini.

Radang Sendi

Penggunaan logam hasil tambang yakni emas khususnya, terbukti sangat efektif dalam mengatasi peradangan sendi. Teknik yang dilakukan adalah dengan menyuntikkan garam dengan kandungan emas langsung ke daerah sendi yang mengalami peradangan.

Alat Test Rapid

Senyawa emas juga banyak sekali digunakan dalam alat rapid test berbentuk micro-chip. Tes ini sangat efektif dalam melakukan deteksi dan diagnosa sebuah penyakit dalam kurun waktu selama 10 tahun terakhir ini. Salah satu penyakit mematikan yang berhasil didiagnosa dengan menggunakan micro-chip mengandung emas adalah penyakit malaria.

Partikel emas dalam micro-chip mampu menghasilkan proses pewarnaan sederhana dalam sampel darah untuk menditeksi adanya virus malaria.

Dengan demikian, dunia pertambangan sebenarnya tidak melulu memberikan dampak negatif dalam kehidupan. Namun jika benar-benar dimanfaatkan dengan baik, maka dampak positif banyak sekali diberikan dari dunia pertambangan.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !