Detail Berita


PTBA Realisasikan Aksi Buyback Saham


"Ilustrasi pergerakan saham"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 26-06-2020

duniatambang.co.id - Sejumlah emiten tambang yang tergabung dalam holding MIND ID yakni, PT Aneka Tambang, PT Bukit Asam, dan PT Timah beberapa waktu lalu mengutarakan niatnya untuk melakukan buyback saham. Setelah beberapa lama, yang tercatat merealisasikan rencana itu sejauh ini adalah PT Bukit Asam Tbk. Hingga Juni 2020, Bukit Asam telah merealisasikan buyback sebesar Rp 12,5 miliar.

Pembelian kembali saham yang dilakukan Bukit Asam itu nilainya tidak berubah dari nilai buyback di periode sebelumnya. Seperti yang diketahui, Bukit Asam melakukan realisasi buyback dalam jangka waktu tiga bulan. Periode pembelian saham pertama dimulai pada tanggal 17 Maret 2020, hingga 16 Juni 2020. Dengan demikian, jangka waktu buyback untuk Bukit Asam telah berakhir pada Selasa kemarin.

Sementara itu, PT Aneka Tambang menginformasikan jika pihaknya memutuskan untuk membatalkan rencana eksekusi pembelian kembali saham. Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, jika peluang itu sebenarnya sudah muncul saat IHSG mengalami penurunan. Namun sayangnya, pada saat itu harga saham perusahaan belum undervalue. Sementara saat ini harga saham Aneka Tambang telah mengalami kenaikan kembali. Terlebih, jangka waktu buyback Aneka Tambang juga sudah berakhir per tanggal 16 kemarin.

Kondisi serupa juga dialami oleh PT Timah yang memutuskan membatalkan rencana buyback saham. Berbeda dengan Aneka Tambang, PT Timah mengaku pembatalan aksi buyback itu karena wabah pandemi yang melanda. Sementara untuk menjaga kondisi keuangan dan perkembangan bisnis perusahaan, PT Timah memilih untuk fokus pada cash flow.

Akhirnya, hingga jangka waktu rencana pembelian saham kembali sudah terlampaui, pihak PT Timah memutuskan untuk tidak melakukan pembelian kembali saham seperti yang sudah direncanakan sebelumnya. Awalnya, perusahaan menargetkan untuk melakukan buyback sebanyak-banyaknya Rp 100 miliar. Nantinya, sumber dana akan dialokasikan dari saldo laba yang belum dicadangkan.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor    : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !