Detail Berita


Diklaim Ramah Lingkungan, Bagaimanakah Pengolahan Emas Dengan Metode Heap Leach?


"Pengolahan Emas Menggunakan Metode Heap Leach"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 22-06-2020

dunatambang.co.id - Usai Konvensi Minamata pada tahun 2013, pemerintah dan beberapa perusahaan kini berupaya mengurangi penggunaan merkuri pada pengolahan pertambangan emas. Meskipun penggunaan merkuri lebih cepat menghasilkan emas, jika dilakukan terus menerus dengan konsentrasi yang tinggi maka akan berdampak buruk pada masyarakat sekitar. Keracunan merkuri bisa menyebabkan disfungsi mental dan fisik pada anak-anak. Selain itu dapat menyebabkan gangguan neurologis dan ginjal akut pada orang dewasa.

Heap leach merupakan salah satu metode pemurnian emas non-merkuri. Metode ini dilakukan dengan melakukan penyemprotan senyawa sianida secara terus-menerus pada bijih mineral mengandung emas yang telah ditempatkan pada area khusus. Bijih mineral tersebut sebelumnya telah dilakukan proses penghalusan. Kandungan emas di dalam batuan akan larut bersama cairan sianida, yang selanjutnya ditampung pada suatu kolam penampungan. Larutan emas tersebut selanjutnya dipompa menuju pabrik pengolahan untuk dilakukan pemurnian.

Metode pemurnian dengan sianida diklaim lebih aman karena tidak menghasilakan tailing. Sehingga tidak ada limbah batuan yang mencemari sungai dan membahayakan masyarakat sekitar. Selain ramah lingkungan, penggunaan sianida juga lebih murah dan efisien. Proses ekstraksi emas menggunakan merkuri hanya mencapai 40% sedangkan sianida bisa mencapai 91%. Dengan demikian emas yang dihasilkan menjadi lebih banyak.

Beberapa perusahaan tambang emas di Indonesia saat ini mulai menggunakan metode heap leach untuk pemurniannya. Perusahaan tersebut adalah PT Bumi Suksesindo (BSI) yang berproduksi di Tumpang Pitu, Banyuwangi, Jawa Timur. Selain BSI ada J Resources di Seruyung, Sulawesi Utara yang juga melakukan pemurnian dengan metode heap leach.

Selain heap leach, ada juga beberapa metode lain pengolahan emas non-merkuri yaitu tiourea, tiosulfat dan igoli. Metode tiourea dan tiosulfat sebenarnya hampir sama denga heap leach, namun tidak menggunakan sianida dan diklaim lebih aman. Sedangakan igoli menggunakan campuran pool acid, sodium metasulphate dan sodium hypochlorite. Teknologi igoli mampu menghasilkan produk emas hingga 99,90%.

 

Penulis : Shofy Nur Fajri

Editor   : Mayang Sari

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !