Detail Berita


Eksplorasi Berhasil, Cadangan Nusantara Resources Meningkat Hingga 34 Persen di Awak Mas Gold Projec


"Awas Mas Gold Exploration"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 18-06-2020

duniatambang.co.id - Nusantara Resources Limited (Nusantara Resources) dengan bangga mengumumkan keberhasilan eksplorasi mereka di Awak Mas Gold Project Sulawesi Selatan (Awak Mas), dengan peningkatan jumlah cadangan hingga 34%. Pada saat ini cadangan di Awak Mas meningkat dengan jumlah ore (bijih) sebesar 35.6 juta ton, yang akan menghasilkan 1,53 juta ounces emas dengan estimasi rata-rata 1,33 gram emas per-satu ton bijih konsentrat (g/t). Ini meningkat 0.39 juta ounces dari sebelumnya yaitu 1,14 juta ounces dalam 26,9 juta ton bijih, dengan estimasi rata-rata 1.32 g/t emas. Estimasi cadangan tersebut dihitung dengan cut-off grade 0,5 g/t.

Dengan meningkatnya jumlah cadangan tersebut tentu berdampak pada pembaruan rencana penambangan dan meningkatnya harga emas itu sendiri. Pada empat tahun pertama, proses produksi difokuskan pada grade 1,71 g/t, sedangkan untuk grade 0,4-0,5 g/t akan diproses diakhir project. Rencana penambangan tersebut ditargetkan berhasil memproduksi emas 110.000-140.000 ounces/tahun (ounces pa) untuk tahun pertama. Atau  rata-rata produksi sebesar 127.700 ounces pa dengan estimasi harga emas US$ 1400 per ounce.

Berbeda dengan eksplorasi emas pada umumnya yang berfokus pada volcanic rock-hosted deposits, eksplorasi di Awak Mas ditargetkan pada metamorphic rock-hosted deposits. Litologi batuan didominasi oleh slate, phyllite dan mica schist dengan deformasi struktur berupa oblique normal faults serta extentional shears and fractures yang mengontrol proses mineralisasi (Ernowo et al., 2015). Terdapat dua tipe mineralisasi di Awak Mas, yaitu quartz-albite-ankerite veins dan quartz-ankerite-siderite veins (Ernowo et al., 2019).

Dilansir dari situs resmi Nusantara Resources, sebagian besar kepemilikan saham perusahaan tersebut saat ini adalah PT Indika Energy TBK sebesar 23%, Lion Selection Group 22%, Australian Super 14% dan sisanya dimiliki oleh PT Masmindo Dwi Area (Masmindo), anak dari Nusantara Resources. Masmindo sendiri memiliki hak kelola Awak Mas hingga 2050. Untuk meningkatkan jumlah cadangan yang dimiliki, Nusantara Resources hingga saat ini terus melakukan eksplorasi dan pengujian ekstensi. Aktivitas saat diprioritaskan pada Salu Bulo deposit dimana tercatat memiliki grade yang paling tinggi sebagai co-starter untuk pembukaan deposit utama yaitu Awak Mas deposit.

 

Penulis : Shofy NF.

Editor   : Faris Primayudha

Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !