Detail Berita


Batubara Masih Tertekan, INDY Kian Fokus Jaga Produksi dan Garap Sektor Non-Batubara


"Bongkah-Bongkahan Batubara"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 17-06-2020

duniatambang.co.id - PT Indika Energy Tbk (INDY) kini tengah gencar untuk menjaga produksi dan serius garap sektor non batubara di tengah tantangan pandemi covid-19 dan tekanan harga batubara. Dari sisi produksi batubara, INDY mengaku hingga Mei 2020 kegiatan produksi masih sesuai dengan target yang dicanangkan sebelumnya. Seperti yang diketahui, produksi batubara INDY masih disumbang oleh dua tambang miliknya yaitu tambang Kideco Jaya Agung dan Multi Tambangjaya Utama (MUTU).

Kideco Jaya Agung sudah menyumbang sebesar 14 juta ton batubara hingga Mei 2020. Sedangkan MUTU, per April 2020 sudah mencatatkan produksi sebesar 600 ribu ton. Head of Corporate Communication Indika Energy Ricky Fernand mengatakan bahwa pihaknya memang tidak menapik jika lesunya pergerakan ekonomi global yang juga menyebabkan turunnya permintaan batubara terutama dari China dan India serta harga batubara yang kian tertekan membuat kinerja INDY pun sedikit banyak ikut terdampak.

INDY berharap dengan adanya relaksasi lockdown di sejumlah Negara dan mulai berangsurnya kembali kegiatan roda perekonomian dapat ikut menggerek permintaan dan harga batubara. INDY pun kini fokus untuk menjaga produksi. Kendati demikian, INDY pun mengatakan bahwa pihaknya saat ini juga tengah melakukan kajian internal seputar pengajuan rencana revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) kepada Kementerian ESDM.

Lebih lanjut, meski dihadapkan dengan tantangan pandemi dan tekananan di sektor batubara, INDY tetap fokus untuk menggarap proyek non batubara yang saat ini sedang berjalan yaitu proyek emas di Sulawesi Selatan dan fuel storage di Kalimantan Timur.  INDY melalui anak usahanya PT Indika Mineral Investindo (IMI) bermitra dengan PT Masmindo Dwi Area yang merupakan anak usaha dari Nusantara Resources Ltd bersama-sama menggarap salah satu proyek tambang emas yang bernama Awak Mas di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Tambang emas Awak mas ini ditargetkan dapat beroperasi pada 2022 mendatang.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !