Detail Berita


Belum Ajukan Perpanjangan Kontrak Kideco, INDY Tunggu Aturan Turunan UU Minerba


"Stockpile Batubara"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 15-06-2020

duniatambang.co.id - PT Indika Energy Tbk (INDY) kini tengah mempersiapkan diri untuk melakukan pengajuan perpanjangan kontrak untuk salah satu anak usahanya yaitu PT Kideco Jaya Agung. Seperti yang diketahui, Kideco merupakan satu dari tujuh perusahaan pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) yang kontraknya akan segera berakhir. Kontrak kideco sendiri akan berakhir pada 13 Maret 2023 mendatang.

Jika merujuk pada Pasal 169 B ayat 2 UU Minerba baru yang disahkan di Rapat Paripurna DPR RI pada 12 Mei lalu yang menyatakan bahwa pengajuan permohonan IUPK dari KK atau PKP2B dapat dilakukan paling cepat lima tahun dan paling lambat satu tahun sebelum kontrak berakhir. Artinya, saat ini INDY sudah bisa mengajukan perpanjangan kontrak untuk anak usahanya tersebut.

Namun, nampaknya INDY tidak mau tergesa-gesa. Head of Corporate Communication INDY Ricky Fernando mengatakan bahwa pihaknya memilih untuk menunggu aturan turunan UU minerba yang baru berupa Peraturan Pemerintah (PP) dimana aturan tersebut akan mengatur lebih jelas dan detail terkait dengan implementasi proses perpanjangan kontrak dan perubahan status PKP2B menjadi IUPK. Pihaknya pun mengatakan ketika peraturan turunan tersebut telah terbit, Kideco akan segera mempersiapkan diri untuk melakukan pengajuan perpanjangan kontrak.

Sebagai tambahan informasi, per April 2020 lalu Kideco menyumbang 11,5 juta ton batubara bagi INDY. Kideco merupakan salah satu perusahaan yang menyumbang pundi-pundi cukup signifikan bagi INDY, bagaimana tidak INDY memiliki 40% saham kepemilikan di Kideco Jaya Agung. Selain itu, INDY juga memiliki porsi kepemilikan sebesar 51% melalui PT Indika Inti Corpindo. Adapun 9% saham yang tersisa dimiliki oleh Samtan Co, Ltd asal Korea Selatan.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Faris Primayudha

Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !