Detail Berita


Harga Batubara Disebut Kementerian ESDM Baru Akan Menguat Tahun Depan


"Coal Mining "
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 11-06-2020

duniatambang.co.id - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) memprediksi pada tahun depan harga batubara bisa kembali bangkit dari keterpurukan. Bangkitnya harga batubara ini harus diawali dengan kembali normalnya aktivitas setelah wabah pandemi pada tahun ini. Optimisme pihak Kementerian ESDM akan bangkitnya harga batubara ini salah satunya berdasarkan dari laporan Wood Mackenzie yang menyebut adanya perbaikan harga batubara.

Harga batubara itu nanti diperkirakan akan berada pada angka USD 66 sampai dengan USD 67 per tonnya. Sementara untuk akhir tahun ini, setidaknya harga batubara bisa berada pada angka USD 59 sampai dengan USD 61 per ton. Kemungkinan besar angka tersebut bisa tercapai, seiring dengan diberlakukannya new normal dan kegiatan ekonomi kembali berjalan.

Jika melihat laporan harga batubara acuan untuk periode Juni, nilainya memang mengalami penurunan sebesar USD 8,13 dari USD 61,11 menjadi USD 52,98 per ton. Menurut pihaknya, penurunan harga ini dianggap cukup wajar, meskipun kegiatan ekonomi sudah kembali normal. Sebab, Cina dan India masih memiliki cukup banyak stok cadangan batubara. Dan saat ini mereka masih memanfaatkan produksi dalam negeri untuk kembali memenuhi kebutuhan listrik mereka.

Berkurangnya ekspor batubara dari Indonesia ke sejumlah negara juga dikarenakan adanya kebijakan pembatasan dari sejumlah negara tersebut. Sehingga sebagian konsumen mulai beralih ke energi alternatif dalam negeri mereka.

Sementara dari sisi politik, ketegangan antara Cina dan Australia juga turut mempengaruhi harga batubara acuan. Namun hal ini lebih bersifat global, tidak hanya untuk komoditas batubara saja, namun juga produk kebutuhan lainnya.

Kembali menilik tren harga batubara sejak awal tahun ini, sebenarnya pada pembukaan awal tahun harga batubara cukup stabil. Tren penurunan mulai terjadi mulai pertengahan Maret, seiring dengan merebaknya wabah pandemi. Bukan berarti terus terperosok, harga acuan batubara sebenarnya juga sempat menguat hingga angka USD 67,08 per ton pada bulan Maret tersebut.

 

Penulis : Edo Fernando

Editor    : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !