Detail Berita


Konsumsi Listrik Berpotensi Turun, Serapan Batubara Ikut Terdampak?


"PT Perusahaan Listrik Negara"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 05-06-2020

duniatambang.co.id - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai salah satu perusahaan yang menjadi konsumen batubara dalam negeri kini tengah menghitung potensi penurunan penyerapan batubara. Hal ini dilakukan karena adanya pandemi covid-19 yang diproyeksikan akan menyebabkan konsumsi listrik industri dan bisnis akan merosot tajam.

Direktur Energi Primer PLN Rudy Hendra Prastowo mengatakan bahwa sebenarnya konsumsi listrik pada kuartal I cenderung masih terjaga. Namun, adanya pandemi yang hingga saat ini masih berlangsung diproyeksikan akan membuat konsumsi listrik menurun. Untuk itu, ketika konsumsi listrik turun maka serapan kebutuhan batubara juga akan ikut menurun. Melihat fakta tersebut, PLN saat ini akan menghitung ulang kebutuhan batubaranya dan juga tengah menyusun revisi Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2020.

Sebagai informasi, sektor kelistrikan merupakan sektor yang mengambil porsi serapan batubara terbesar. Ketika sektor kelistrikan diproyeksikan akan mengalami penurunan maka hal ini menjadi salah satu tekanan bagi batubara. Sebelumnya, Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan permintaan listrik di tahun ini berpotensi di bawah Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) PT PLN (Persero). Bahkan, Fabby memproyeksikan konsumsi listrik akan merosot hingga 10%-12% dari target RKAP.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Indonesian Mining and Energy Forum (IMEF) Singgih Widagdo, dirinya memproyeksikan bahwa konsumsi listrik pada tahun ini akan turun sejalan dengan kurang bergairahnya sejumlah industri sebagai dampak dari adanya pandemi. Lebih lanjut, Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia pun ikut menyoroti hal ini. Hendra memperkirakan permintaan batubara di Kuartal II hingga IV akan semakin melemah baik pada pasar global maupun pasar domestik. Bahkan, APBI menaksir serapan batubara domestik akan meleset dari target yang sebelumnya dipatok pemerintah sebesar 155 juta ton dimana realisasinya diproyeksikan hanya berkisar pada 100 juta ton.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !